Kamis, 01 Oktober 2009

Kematian

Cerita tentang kematian. Mengaburkan segala konsep yang ada di pikiran. Pertanyaan pertama yang muncul ketika orang terdekat didekati kematian adalah "Apakah kematian bisa ditunda???". Banyak hal yang tidak masuk akal terjadi. Kenapa Kematian selalu datang mendadak? Siapa yang meminta anda untuk mati, meninggalkan badan ini? Kemana anda setelah mati? Apakah anda tetap di bumi atau dimana? Aku pernah membaca tulisan kalau orang mati rohnya masih ada di bumi ini, tapi berbeda dimensi dengan kita. Entahlah dimensi apa itu. Kalau benar seperti itu berarti ada kehidupan berbeda di dunia ini. Kehidupan sebelum mati dan kehidupan setelah mati. wah jadi tambah bingung,... Kalau benar berarti di dimensi yang lain itu ada rumah donk. keluarga, ada jalan, jembatan, barang-barang seperti di sini. Apakah ada orang yang tidak takut mati??? Karena dunia ini sungguh nikmat kalau kita bisa menikmatinya. Banyak orang yang tidak bisa menikmatinya. Mati,.. Mati,.. mati,.. apa yang dibutuhkan sebelum kita mati? apakah kita masih perlu pakaian, harta, sex? Kalau benar ada dimensi lain itu berarti kita memerlukan uang(kalau boleh dikatakan demikian) untuk membangun rumah, pakaian, dll.
Banyak orang berkata kepadaku kalau ibuku hanya menunggu kedatanganku sebelum meninggal. Aku cuma bisa diam saja. langsung muncul kembali di pikiranku "Apakah kematian bisa ditunda?" "Apakah kematian bisa kita tentukan sendiri?" "Apakah kematian bisa kita rundingkan waktunya dengan dewa pencabut nyawa?" Apakah,... apakah,.. dan apakah,...
Banyak sekali pertanyaan itu,...
Belum kutemukan jawabannya. Aku masih bodoh untuk urusan semacam itu.,...
Mudah-mudahan aku bisa mendapat jawabannya dengan segera,...

3 komentar:

  1. Osa,
    semua orang pasti akan mengalami kematian, terlalu banyak teori yang menggambarkan alam setelah sang jiwatman ini meninggalkan tubuhnya di bumi (entah ini lapisan kehidupan tingkat berapa??)kemana sang jiwatman itu pergi? saya rasa tak penting ia kemana?? yang terpenting adalah sudahkan di mendapatkan jalan yang baik dan mulus untuk menuju tempat itu?? banyak orang yang bilang keikhlasan orang yang ditinggalkan serta doa pengantar yang tulus yang tulus dari orang2 yang dikasihinya dapat menjadi bekal yang luar biasa baginya dalam perjalanan menuju alam kehidupan yang selanjutnya

    Om svargantu Pitaro devah
    Svargantu pitara ganam
    Svargantu pitarah sarvaya
    Namah svada

    Om moksantu Pitaro devah
    Moksantu pitara ganam
    moksantu pitarah sarvaya
    Namah svada

    BalasHapus
  2. Kematian bukan hal yang buruk..
    Selama kita telah melakukan hal terbaik semasa hidup..
    Yakinlah kalau sekarang beliau telah berada di tempat yang lebih baik daripada saat ini..

    Hal buruk mengenai kematian sering bukan terletak pada persona yang meninggalkan..
    Namun pada pihak-pihak yang ditinggalkan..

    Semoga kita bisa menjadi lebih ikhlas pak..

    BalasHapus
  3. @wisnu: tulus dan doa sudah dilakukan ternyata blom cukup juga,... mungkin karena tingkat doa kita yang kurang ya,... Sepertinya perlu perangkat tambahan agar mencapai tingkat selanjutnya,...

    @meyde: Aku belum bisa yakin sampai saat ini karena belum diadakan upacara ngaben,...

    BalasHapus

Bookmark and Share
KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog
Indonesia